Meski sampai sekarang ini belum ada cara yang jelas untuk menyembuhkan autisme dengan pasti. Akan tetapi kondisi dan gejala autisme pada anak bisa menjadi lebih baik dengan penanganan lebih dini, misalnya dengan therapy anak ABK dan pengobatan yang tepat.

erlinahappyplay.com

Penelitian menunjukkan jika penanganan terhadap ABK khusus autisme sebaiknya dilakukan sedini mungkin, semenjak lahir sampai usia 36 bulan. Terapi untuk anak autisme yang dilakukan sejak dini memiliki tujuan membantu anak berbicara, belajar berjalan, dan berinterkasi dengan orang-orang di sekitarnya. Supaya terapi anak autisme bisa efektif dan optimal, maka terapi dilakukan di dalam kelas kecil agar interaksi anak dengan terapis bisa lebih mendalam. Peran serta orangtua dan keluarga sangat penting dalam keberhasilan terapi ini.

Saat ini sudah tersedia berbagai jenis terapi untuk anak autisme, mulai dari terapi vitamin, terapi pendengaran, terapi kemampuan berkomunikasi, terapi fisik, dan terapi musik. Pada kesempatan kali ini kami lebih membahas tentang terapi kemampuan berkomunikasi dan perilaku. Tujuan dari terapi ini adalah membangun struktur serta memberikan pengarahan kepada ABK (autis) dengan melibatkan keluarga.

  • Applied Behavior Analysis

Terapi ini kerap digunakan para ahli, klinik terapi autis maupun di sekolah. Terapi ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kemampuan pengidap autis dengan mendorong perilaku positif dan melarang perilaku yang negatif. Terapi ini memberikan penghargaan untuk anak yang berhasil berperilaku positif.

  • Developmental, Individual Differences, Relationship-Based Approach (DIR)

Istilah lain dari terapi ini adalah floortime yang berfokus kepada perkembangan emosi dan sosial anak penderita autisme. Tidak hanya itu, terapi ini memiliki tujuan untuk melatih reaksi anak terhadap aroma, cahaya, dan suara.

  • Treatment and Education of Autistic

Terapi ini menggunakan media berupa gambar visual untuk belajar. Sebagai contoh, adalah kartu bergambar untuk menunjukkan bagaimana cara mengenakan pakaian secara bertahap.

  • Occupational Therapy

Terapi ini memiliki tujuan mengajarkan keahlian yang dibutuhkan untuk menjalani rutinitas sehari-hari, seperti berpakaian, makan, mandi, dan berinteraksi dengan orang di sekitarnya.

  • Sensory Integration Therapy

Manfaat dari terapi ini adalah mengenalkan dan mengajarkan rekasi yang tepat dari informasi sensori, seperti aroma, cahaya, dan suara.